Tampilkan postingan dengan label Panduan Instalasi Sistem operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Panduan Instalasi Sistem operasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juni 2012

Install Windows dengan cepat menggunakan Ghost Hiren's



Proses instalasi sistem operasi windows  seringkali membuat anda kesal menunggu lama.  Setelah selesai menginstall system windows anda harus menginstall driver dan aplikasi yang lainnya pada komputer anda. Benar-benar memakan waktu yang lumayan lama.
Kerusakan Windows banyak disebabkan, kesalahan system registry, System yang terkena infeksi virus, data atau file sistem yang corupt dan terhapus, yang memaksa kita harus menginstall system windows kita.
Sebenarnya ada cara yang mudah dan cepat untuk mengembalikan system kita ke keadaan semula berikut dengan instalasi aplikasi driver dan aplikasi lainnya yang kita gunakan. Yaitu dengan cara mengcoloning system kita dengan software Cloning. Banya software yang digunakan untuk mengcloning system, tapi kali ini saya akan memberitahukan cara mengcloning system dengan menggunakan software Norton Ghost, yang dapat Anda temukan dalam CD Hiren’s Boot CD 11.
Norton Ghost menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren’s Boot CD, Anda bisa melakukan proses backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat.
Persiapan :
  • Komputer atau Notebook target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren’s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan ima ge
  • CD Hiren’s Boot CD 11 berisi Norton Ghost 11.5 atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
  • Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)
Prinsip kerja
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan
Membuat backup Data Partisi PC yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi lain selain di partisi  C:/ seperti di partisi D, E atau di External hardisk.
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.
Restorasi Windows. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image yang dibuat.
Langkah  Membuat File Image.
  • Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi pean.
  • Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
  • Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
  • Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  • Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]  
  • Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].
  • Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.
  • Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
·         D: = Drive D:
·         1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
·         [DATA] = label DATA
·         FAT =  File System FAT32

  • Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
  •  Pilih No = jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
  • Pilihan FAST = kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
  • Pilihan HIGH = kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
  • Dianjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Karena Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP atau WinRAR.                    
  • Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]       
    
  • Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar dari Program.
Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.
Merestore Windows dari Backup File Image
  • Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
  • Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  • Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
  • Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.
  
  • Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.
 
  • Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]
  • Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]
  • Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]
  • Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
  • Tunggu hingga selesai 100%
  • Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.

Selasa, 10 April 2012

Cara Menginstall sistem operasi windows XP menggunakan flashdisk


Untuk temen-teman yang punya netbook, notebook tanpa memiliki CD Room Cara Install Windows XP dengan Flashdisk adalah cara yang paling efektif untuk melakukan Installasi Windows menggunakan Flashdisk. Tanpa CDROOM pun Laptop Notebook anda bisa di Install windows tanpa mengalamai kendala. Cara Install Windows dengan Flashdisk sangat mudah di Lakukan, ngga harus ahli komputer dan ngga harus jago Installasi software semua bisa melakukannya dengan Mudah.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk
Untuk Cara Install Windows XP dengan Flashdiskatau Cara Install Windows dengan Flashdisk memerlukan beberapa software yang kudu disediakan dinataranya 3 Siung bawang merah, 5 Sedok makan Ketumbar... ahahahha ngga ding, kayak mau masak ajah nich, biar ngga tegang ajah tutorialnya. Untuk MElakukan Installasi Windows pada Notebook / Netbook yang tidak memiliki CDROM kita terlebih dahulu membuat Installer Windows pada Flashdisk. Alat dan software yang diperlukan adalah sebagai berikut :

  1. 1 Buah Flashdisk ( Kapasitas Minimum  1 GB / 2GB untuk windows XP dan 4GB atau lebih untuk Windows 7 / Windows Vista)
  2. Komputer (PC) / Laptop yang memiliki CD ROOM / DVD ROOM
  3. CD Installer Windows XP, Windows Windows 7 / Vista
  4. Software Pembuat Installer Windows ke Flashdisk (bisa download disini)
    • USB_Prep8
    • PEtoUSB
      * Setelah ke 2nya di Download Extract dan jadikan dalam 1 Folder atau masukan PeToUSB.exe jadi 1 folder dengan USB_Prep8. Jadi kek gini kalo di satuin dlm 1 folder :
Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Ok, kita mulai saja Pembuatan Master Windows Installer Pada Flashdisk :
Pertama tama kita siapkan doloe pernak pernik yang tadi kita udah kumpulkan, Masukkan Windows XP Installer ke CDROOM komputer master, Pasang USB di Komputer master. Selanjutnya Jalankan usb_prep8.bat untuk memulai membuat Windows Installer di Flashdisk. Akan muncul pertama kali jendela PEtoUSB yang akan memformat USB yang tadi kita telah pasang.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Lakukan Performatan dengan PEtoUSB dengan mencentang pada bagian Enable Disk Format, Quick Format, dan Enable LBA (FAT 16X) lalu klik START !. Setelah selesai Tutup PEtoUSB tapi jangan tutup Jendela Command Promt, karena itu akan melanjutkan proses untuk Install Windows XP dengan Flashdisk.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Setelah tertutup PEtoUSB akan muncul Jendela Command Prompt " Tekan Sembarang tombol Untuk Memulai Pembuatan ". Akan tampil menu yang intinya meminta setting alamat Drive Master Windows Installer (Pilihan Nomor 1) dan Alamat Drive USB (Pilihan Nomor 3) anda . Pilih ketik angka 1 dan enter, akan keluar jendela untuk memilih keberadaan master Windows installer anda (arahkan pada CDROOM atau Folder yang ada System Windows anda)

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Selanjutnya Ketik angka 3 dan enter untuk mengarahkan Alamat USB anda. Semisal USB di H maka ketik H atau sesuai dengan Alamat Drive Flashdisk anda.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Selanjutnya Pilih atau Ketik angka 4 untuk Memulai Pembuatan Windows Installer di Flashdisk. Pertama-tama akan melakukan Format Flashdisk doloe tekan "Y" untuk memulainya.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Setelah selesai, Tekan Sembarang tombol "Press any Key to Continue..." untuk melanjutkan. Proses pengcopyan data akan segera dilakukan, kita tinggal tunggu ajah, sampe ada informasi "Copy TempDrive Files to USB-Drive in about 15 minutes = Yes OR STOP = End Program = No"

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk


Pilih "Yes" Untuk Melanjutkan. Selanjutnya apabila ada option untuk "Yes" dan "No" pilih ajah Yes hingga akhir Pengopian.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Proses Selesai, maka Flashdisk sudah bisa digunakan untuk Install windows pada Notebook / Laptop / Netbook Tanpa CDROOM, Cara Install Windows XP dengan Flashdisk sudah bisa dilakukan sekarang. Oke kita mulai saja Install Windows XP dengan Flashdisknya. Pastikan Laptop/Notebook/Netbook starting awal menggunakan Flashdisk, bisa diatur pada menu botting pada setup awal. bisa menggunakan F2 atau tombol Del (Tapi Kalo Laptop sekarang biasanya automatis akan mencari drive yang memiliki Operating sistem yang ada). Jika benar maka akan keluar tampilan semacam ini di layar monitor :

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Pilih menu nomor Satu "TXT Mode Setup Windows XP, ...." Enter untuk memulai Installasi.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Installasi sama seperti install Windows Biasa yang bisa anda bisa baca di Install Windows XP SP3 Lengkap untuk Pemula. Setelah Pengopian Driver selesai maka Komputer akan Restart dan Pilihlah Menu Nomor 2 Untuk melanjutkan Installasi Windows. Kalo anda salah memilih, restart kembali Komputer dan pilih nomer 2.

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

Cara Install Windows XP dengan Flashdisk atau (Windows to Flashdisk) Sudah selesai dan anda sekarang sudah bisa Install Windows tanpa CDROOM di laptop anda. Semoga Install Windows XP dengan Flashdisk ini bisa bermanfaat untuk anda.

Cara Menginstall sistem operasi windws 7

 
Windows 7 atau yang biasa disebut Windows Seven merupakan perkembangan dari sistem operasi windows buatan Microsoft. Windows 7 ini hadir untuk menggantikan windows vista yang dianggap gagal membuat para pemakainya menjadi nyaman. Dan untuk membuat para pemakainya menjadi nyaman dan puas, Microsoft hadirkan windows seven dengan 6 versi berbeda agar para pemakai yang terdiri dari beberapa kriteria atau kalangan dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya. 6 versi windows 7 tersebut adalah Windows 7 Starter Edition, Windows 7 Home Basic, Windows 7 Home Premium, Windows 7 Profesional, Windows 7 Ultimate, dan Windows 7 Enterprise. Dari 6 versi windows 7 tersebut, untuk cara menginstalnya hampir sama perbedaannya nanti pada beberapa fitur yang akan ditawarkan ketika menginstal windows 7. Berikut Cara Menginstal Windows 7 - Windows Seven:

1. Masukkan DVD Master Windows 7 yang Anda punya ke dalam DVD ROM Anda.
2. Setelah itu lakukan restart pada komputer Anda, dan sebelum itu jangan lupa untuk mensetting BIOS Anda agar boot ke DVD ROM.
3. Ketika Anda melakukan restart, secara otomatis akan muncul "CD ROM . . ." ketika tulisan/text itu muncul segeralah tekan spasi atau sembarang tombol dikeyboard Anda.
4. Setelah Anda berhasil melakukan tahap diatas, Anda akan langsung dibawa ke menu Starting Windows 7, pada tahap ini Anda tidak perlu melakukan hal apapun.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
5. Langkah selanjutnya, pilihlah languange, time, dan jenis keyboard yang Anda gunakan. Setelah itu pilih next.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven

6. Klik Install Now untuk mulai menginstal windows 7 pada komputer Anda.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
7. Centang I Accept the license terms, setelah itu pilih next.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
8. Setelah itu akan muncul 2 pilihan metode penginstalan yaitu Upgrade dan Customize. Pada tahap penginstalan ini, pilih Costumize karena pada umumnya Anda perlu mengatur partisi harddisk Anda sebelum menginstal windows seven.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
9. Tahap selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat partisi yang akan dipakai untuk menginstal windows seven. Pada ilustrasi gambar di bawah, hardisk belum dibagi ke dalam beberapa partisi, jika Anda ingin membaginya ke dalam beberapa partisi, klik Drive options (advanced) untuk membuat partisi baru dan pada menu tersebut juga ada fasilitas untuk menghapus dan meresize partisi. Jika Anda sudah membagi partisi Anda, silahkan pilih next untuk melanjuti proses instalasi windows 7.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
10. Proses instalasi windows 7 dimulai, tunggulah beberapa menit untuk proses ini.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
11. Setelah proses di atas selesai, Pc/Notebook Anda secara otomatis akan melakukan restart. Tunggulah beberapa saat sampai Anda masuk kembali ke dalam proses penginstalan.

Cara Menginstal Windows 7 - Cara Menginstal Windows Seven
12. Pada tahap ini, Anda cukup mengisikan nama user dan nama komputer Anda, setelah itu pilih next.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
13. Langkah selanjutnya adalah pengisian password. Isilah kolom pengisian password jika Anda berminat untuk memberikan password pada windows 7 Anda. Setelah itu next. NB : Type Password Hits (Password cadangan apabila Anda lupa pada password Anda sebelumnya).

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
14. Selanjutnya, Anda akan masukkan ke windows product key. Isikan product key sesuai product key yang Anda miliki. Biasanya product key ini berada pada dvd intalasi windows 7. Jika Anda tidak memilikinya, Anda bisa menikmati windows 7 selama 30 hari. Setelah itu pilih next.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
16. Tahap selanjutnya, Anda akan ditanya apakah ingin melakukan update otomatis pada windows 7 Anda. Jika Anda ingin selalu mengupdate secara otomatis windows 7 Anda, pilih use recommended settings dan jika Anda tidak berminat, silahkan pilih ask me later.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
17. Tahap terakhir menginstal windows seven ini adalah mengatur time zone negara Anda. Aturlah time zone ini sesuai tempat tinggal Anda.

Cara Menginstal Windows 7 - Menginstal Windows Seven
18. Ketika proses diatas selesai, maka selesailah semua proses menginstal windows 7 - windows seven.



Cara Menginstall Sistem operasi Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot


Panduan Praktis Cara Menginstall Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot telah resmi dirilis 13 Oktober lalu. Sebuah rilis yang sangat dinantikan dan diharapkan membawa banyak perubahan serta dukungan terhadap teknologi terbaru.

Ubuntu 11.10
Panduan praktis menginstalUbuntu 11.10kami susun sedemikan rupa. Kami berharap, tutorial ini akan mudah diikuti oleh seorang pemula sekalipun. Lengkap dengan panduan gambar, kami sajikan artikel ini dengan tetap mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk kemudahan pembaca untuk memuat halaman, sehingga gambar-gambar tidak dapat ditampilkan seluruhnya. Untuk mebuka gambar yang diperlukan Anda cukup mengklik link untuk masing-masing gambar mengikuti isi tutorial.
Sebelum mulai menginstal Ubuntu 11.10, kita memerlukan installer baik yang berupa live CD desktop maupun live DVD installer. Bagi Anda yang belum memiliki CD/DVD Ubuntu 11.10, silahkan mendownloadnya terlebih dulu melalui halamanrilis Ubuntu 11.10 lalu memburningnya kedalam CD/DVD.

Bagi pemula, kami sarankan untuk mengikuti tutorial menginstal Ubuntu 11.10 ini menggunakan hardisk baru atau hardisk yang tidak berisi file atau data-data penting. Bagi pengguna yang akan menginstal untuk sistem dual boot bersama sistem operasi lainnya atau menginstal pada hardisk yang telah berisi file dan data penting, silahkan membackup lebih dulu file-file penting itu kedalam media atau hardisk lain. Hal ini kami sampaikan untuk menghindari risiko kehilangan data jika selama proses instalasi terjadi kesalahan karena file-file yang telah dihapus saat instalasi TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI.

Setelah semua kebutuhan siap dan Anda cukup memahami risiko yang mungkin terjadi, kita akan mulai proses menginstal Ubuntu 11.10. Masukkan CD/DVDUbuntu 11.10 desktop kedalam CD/DVD drive, reboot komputer lalu ataur BIOS agar menggunakan CD/DVD sebagai media booting pertama. Ubuntu live desktop akan segera dijalankan, tunggulah hingga ditampilkan halaman "Welcome"...

Ubuntu 11.10

Pada halaman tersebut pilih tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 11.10 sebagai desktop live CD. Ini dimaksutkan untuk memeriksa apakah perangkat yang kita gunakan telah dikenali dengan baik dan sistem dapat berjalan dengan sempurna.

Setelah desktop selesai dimuat, klik ganda ikon "Install Ubuntu" yang berada di desktop untuk menjalankan Ubiquity (installer Ubuntu). Pada halaman muka, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu tekan tombol "Continue"...

Ubuntu 11.10

Kita akan dibawa ke halaman "Preparing to install Ubuntu". Pada halaman ini installer akan memeriksa ketersediaan perangkat yang dibutuhkan termasuk sambungan internet jika tersedia...

Ubuntu 11.10

Gambar 1, installer Ubuntu mendeteksi keberaan hardisk dan tersedianya sambungan internet.
Gambar 2, installer tidak menemukan ketersediaan sambungan internet. Pada langkah ini, jika Anda memiliki sambungan ke internet maka Anda dapat memilih opsi untuk mendownload update jika telah tersedia serta menginstal perangkat lunak yang disediakan pihak ketiga selama proses instalasi, namun demikian, kami menyarankan untuk memutuskan terlebih dulu koneksi internet dan tidak mengaktifkan kedua opsi tersebut karena dengan mengaktifkan keduanya akan menyebabkan proses instalasi berjalan lama.

Pada halaman "Installation type", Anda diminta menentukan jenis instalasi yang ingin dilakukan. Gambar berikut akan menunjukkan pada Anda beberapa kondisi yang mungkin kita jumpai...

Ubuntu 11.10

Gambar 3, Ubuntu mendeteksi keberadaan sistem lain, dalam contoh adalah Windows 7. Anda memiliki beberapa pilihan, opsi pertama "Install Ubuntu alongside Windows 7"; pilihan ini akan memerintahkan Ubuntu untuk melakukan instalasi secara otomatis menyesuaikan ruang hardisk yang tersedia. Opsi kedua "Replace Windows 7 With Ubuntu"; opsi ini akan menghapus sistem yang telah ada dan menggantinya dengan Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: dengan memilih opsi ini maka instalasi Windows 7 serta semua isi hardisk termasuk data dan file lain akan dihapus dan hardisk akan diformat ulang. Opsi ketiga "Something else"; opsi ini memungkinkan kita mengatur secara mandiri instalasi Ubuntu bersama Windows 7 dengan menyusun partisi secara manual (akan kami jelaskan pada langkah berikutnya).

Gambar 4, Ubuntu 11.10 mendeteksi keberadaan sistem operasi lain dan juga sistem operasi Ubuntu versi sebelumnya, dalam contoh ini sistem yang telah ada adalah Windows 7 dan Ubuntu 11.04. Dalam kondisi ini kita diminta untuk memilih beberapa opsi, opsi pertama "Erase Ubuntu 11.04 and reinstall"; jika Anda memilih opsi ini maka instalasi Ubuntu 11.04 akan dihapus dan digantikan oleh Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: pilihan ini akan menghapus semua file dan data yang berada dalam sistem Ubuntu 11.04. Opsi kedua "Upgrade Ubuntu 11.04 to 11.10"; opsi ini digunakan untuk meng-upgrade sistem Ubuntu 11.04 yang telah ada menjadiUbuntu 11.10, dengan cara ini semua data dan file yang disimpan tidak akan dihapus. Perangkat lunak yang telah diinstal pada sistem versi sebelumnya akan dipertahankan jika memungkinkan, sepanjang dependensi dan kompatibilitas dengan Ubuntu 11.10 terpenuhi, jika tidak, perangkat lunak akan dihapus. Opsi ketiga "Erase everything and reinstall"; Peringatan!!!, pilihan ini akan menghapus semua sistem yang telah ada (Windows 7 dan Ubuntu 11.04) beserta semua data dan file yang ada dalam hardisk. Opsi keempat "Something else"; penjelasan sama dengan gambar sebelumnya.

Gambar 5, Ubuntu 11.10 tidak mendeteksi keberadaan sistem operasi lain, hal ini mungkin terjadi karena Ubuntu tidak mengenali, atau hardisk masih dalam keadaan kosong (baru) dan atau hardisk telah memiliki bebrapa partisi yang berisi data dan file-file lain. Dalam keadaan tersebut kita hanya diberika dua pilihan, opsi pertama "Erase disk and install Ubuntu"; Peringatan!!!: ini akan menghapus semua isi hardisk dan Ubuntu 11.10 akan melakukan instalasi (penentuan partisi) secara otomatis. Opsi kedua "Something else"; sama dengan penjelasan gambar sebelumnya.

Dari semua kemungkinan di atas, kami menyarankan Anda memilih opsi terakhir "Something else". Dengan memilih opsi tersebut kita dapat menentukan proses pembuat partisi secara manual sesuai kebutuhan. Tentukan pilihan Anda, lalu lanjutkan proses dengan menekan tombol "Continue".

Jika Anda memilih opsi terakhir "Something else", pada halaman selanjutnyaUbuntu 11.10 akan menampilkan tabel partisi pada hardisk yang dikenali...

Ubuntu 11.10

Gambar 6, hardisk dalam keadaan kosong atau masih baru, untuk dapat menggunakannya kita harus membuat sebuah tabel partisi baru pada hardisk tersebut (/dev/sda). Untuk membuat tabel partisi pada hardisk baru, tekan tombol "New Partition table...", sebuah dialog "Create new empty partition table..." akan ditampilkan ( Gambar 7 ), tekan tombol "Continue" pada dialog tersebut untuk melanjutkan pembuatan tabel partisi.

Gambar 8, Ubuntu mengenali sebuah hardisk yang telah memiliki beberapa partisi dan menemukan sistem operasi lain (Windows 7) terinstal didalamnya. Pada contoh ini, hardisk yang kami gunakan telah berisi Windows 7 pada drive C dan sebuah partisi berisi file yang tidak penting pada drive D. Ubuntu mengenali hardisk sebagai /dev/sda dan telah memiliki tiga partisi masing-masing /dev/sda1 (system reserved), /dev/sda2 (drive C tempat sistem Windows 7 diinstal) dan /dev/sda3 (drive D) yang akan kami hapus untuk menginstal Ubuntu 11.10. Dalam kondisi ini, Anda jangan mengutak-atik partisi lain selain partisi yang memang telah kita tentukan untuk tempat instalasi Ubuntu. Pilih partisi yang telah ditentukan lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI sehingga sebelum menekan tombol tersebut pastikan Anda tidak salah pilih.

Gambar 9, Ubuntu mengenali keberadaan sebuah hardisk yang telah memiliki bebrapa partisi yang berisi file-file lain namun tidak menemukan sistem terinstal didalamnya. Jika file-file yang ada dalam hardisk tersebut sudah tidak diperlukan lagi dan Anda ingin menggunakan seluruh isi hardisk, pilih sebuah partisi lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI. Ulangi langkah tersebut dengan memilih satu persatu partisi lain yang akan dihapus. Pada langkah ini, Anda juga dapat memilih untuk hanya menghapus sebuah partisi saja yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menginstal Ubuntu 11.10 dengan pertimbangan partisi lain dapat digunakan menyimpan data dan file-file penting lainnya.

Dari semua langkah yang kita lakukan di atas, dengan berbagai kondisi dan pilihan yang telah kita tentukan, hasilnya adalah sebuah "free space" dibawah /dev/sda (Gambar 10 ) yang selanjutnya akan kita susun partisi-partisi baru pada free space tersebut untuk menginstal Ubuntu.

Langkah selanjutnya adalah menyusun partisi secara manual...

Ubuntu 11.10

Gambar 11, Partisi pertama yang akan dibuat adalah partisi "swap". Pilih pada free space lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "1024" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning" dan pada opsi "Use as:" pilih "swap area", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "swap".

Gambar 12, Partisi kedua adalah partisi "/". Pilih pada free space yang masih ada lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "15000" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/".

Gambar 13, Partisi terakhir adalah partisi "/home". Pilih pada free space yang masih tersisa lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami menggunakan seluruh sisa free space yang ada "26925" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/home", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/home".

Gambar 14, tabel partisi yang kita buat kurang lebih akan nampak seperti gambar tersebut. Kini Ubuntu 11.10 telah siap untuk diinstal, tekan tombol "Install Now" untuk melanjutkan proses instalasi.

Ubuntu 11.10

Langkah-langkah selanjutnya tinggal mengisi informasi pribadi yang dibutuhkan. Pada halam "Where are you?" tentukan lokasi tempat Anda berda ( Gambar 15 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Keyboard layout" pilih tata letak keyboard yang digunakan atau biarkan dalam keadaan default ( Gambar 16), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Who are you?" isi semua informasi pribadi yang diminta, "Your name:" isi dengan nama lengkap Anda, "Your computer's name:" isi dengan nama komputer yang Anda inginkan, "Pick a username:" tentukan username yang akan digunakan untuk login ke sistem, "Choose a password:" dan "Confirm your password:" isi dengan password yang akan Anda gunakan saat login. Dua opsi dibawahnya, pilih pada "Require my password to log in" dan tidak perlu mengaktifkan pilihan "Encript my home folder" jika Anda tidak tahu kegunaannya ( Gambar 17 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Semua informasi yang diminta telah selesai kita tentukan, slideshow informasi akan ditampilkan, tinggal menanti instalasi diselesaikan ( Gambar 18 ). Instalasi selesai, pada dialog "Installaton complete" tekan tombol "Restart Now" (Gambar 19 ), komputer akan direstart, ambil CD/DVD installer yang dikeluarkan lalu tekan enter.

Beberapa saat kemudian komputer akan dinyalakan kembali...

Ubuntu 11.10

Gambar 20, Plymouth, boot splash Ubuntu 11.10 ditampilkan. Gambar 21, LightDM, layar login Ubuntu 11.10 yang baru dan indah. Gambar 22, Desktop Unity 2D Ubuntu 11.10 jika driver atau perangkat grafis yang digunakan belum diinstal dan atau belum dikenali.

Ubuntu 11.10

Desktop Ubuntu 11.10 dengan Unity 3D ( Gambar 23 ), Gambar 24 danGambar 25, efek 3D dengan desktop Cube pada Unity Ubuntu 11.10.